Minggu,
10 November 2013 07:00
TAHUN
ini tahun istimewa buat Coboy Junior.
Ada
beragam pencapaian yang membuat kiprah boy band yang digawangi Alvaro
Maldini Siregar, Bastian Bintang Simbolon, Iqbaal Dhiafakhri
Ramadhan, dan Teuku Rizky Muhammad kian kemilau pada2013 ini.
Persis
di bulan Januari, boy band ini akhirnya merilis album debut mereka,
CJR. Album ini dirilis sekitar 1,5 tahun sejak kemunculan Coboy
Junior di pentas musik Indonesia. Sebenarnya, materi di album ini tak
sepenuhnya baru. Beberapa lagu merupakan single yang sudah lebih dulu
familier seperti "Kamu", "#eeeaa" dan "Terhebat".
Meski
begitu, album ini tetap mendapat sambutan gempita dari para
Comate—sebutan untuk penggemar Coboy Junior.
Seperti
tahun sebelumnya, jadwal manggung Coboy Junior padat. Konon, tarif
manggung Coboy Junior tak kecil. Harga sekali manggung boy band ini
nyaris mendekati tarif band-band yang sudah punya nama lebih dulu.
Tak cuma jadi macan panggung, Coboy Junior juga menguasai layar kaca.
Tahun ini ada tiga program televisi yang melibatkan boy band yang
berdiri pada 2011 ini. Dua di antaranya, Coboy
Junior
(Antv) dan
Coboy Junior Terhebat
(Global TV) adalah acara bergenre reality show. Satu lagi,
Hanya Kamu #eeeaa 2
(RCTI) berformat serial.
Tahun
ini makin istimewa lantaran Coboy Junior juga merilis film perdana
bertajuk Coboy
Junior The Movie.
Dalam dua hari penayangan di bioskop, sukses mengumpulkan 150 ribu
penonton. Totalnya, Coboy
Junior The Movie
menjaring sekitar 683 ribu penonton. Membuat film yang diproduksi
Falcon Pictures ini tercatat sebagai salah satu film dengan penonton
terbanyak tahun ini.
Nah,
September lalu, Coboy Junior bikin kejutan dengan menggelar konser di
ketinggian 39 ribu kaki atau mendekati 12 km. Konser kecil-kecilan
ini digelar di dalam pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Balikpapan.
Aksi Coby Junior ini tercatat sebagai pertunjukan musik tertinggi
versi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Konser ini, selain untuk
membukukan rekor baru, juga dimaksudkan sebagai pembuka road show
konser Coboy Junior di 30 kota besar di Indonesia bersama Kartu AS.
Momen
di ketinggian itu digunakan pula untuk meluncurkan buku yang
bercerita tentang perjalanan karier mereka, CJR Official Book.
Launching buku ini dicatat MURI sebagai launching buku di atas
ketinggian 30.000 kaki.
Awalnya,
Coboy Junior direncanakan bakal menggunakan sound system demi
menunjang konser mini ini. Namun, akibat peristiwa kandasnya pesawat
Lion Air di dekat Bandara Ngurah Rai, Bali, opsi memboyong pengeras
suara ke dalam kabin pesawat dibatalkan. Penggantinya, Coboy Junior
hanya diiringi gitar akustik. Begitu juga awalnya dijadwalkan
menampilkan 8 lagu dalam durasi 45 menit, demi keselamatan, pada
akhirnya hanya 4 lagu saja yang dimainkan.
(bin/adm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar